Buah Biwa, buah unik yang mirip alat musik.

Buah Biwa, buah unik yang mirip alat musik.

Negara Jepang memiliki ciri khas yang unik dan berbeda-beda di setiap musimnya, baik berupa makanan maupun kebiasaan masyarakatnya. Tidak heran jika anda mengunjungi negara ini pada musim gugur, maka dekorasi di tempat-tempat umum bahkan menu makanan pada restoran nya akan sangat berbeda dengan yang akan mereka sajikan pada musim panas.

Gambar diambil dari sini

Setiap musim memiliki legenda, cemilan khas bahkan gaya baju yang berbeda dari musim-musim lainnya. Pada pertengahan musim semi dan musim panas, ada satu buah khas Jepang yang dinanti-nanti dan limited edition! Namanya buah Biwa. Mungkin teman-teman juga mendengar alat musik Jepang bernama Biwa, bukan? Ya, konon buah ini dinamakan ‘biwa’ karena bentuk dan warnanya yang mengingatkan pada instrumental musik yang juga bernama sama.

Meskipun tergolong sebagai Kisetsu no mono (‘barang/makanan’ khas dari musim tertentu) di Jepang, buah ini termasuk tidak banyak ditemui di beberapa supermarket di Jepang. Penghasil Biwa terbesar di Jepang, ada di daerah Nagasaki dan Chiba saja.

alat musik Biwa.

Di sebuah halaman pun menyebutkan, jika semua penduduk Jepang diberi kesempatan untuk mengonsumsi buah Biwa, maka tiap orang hanya akan mendapatkan buah ini sebanyak TIGA butir saja! Wow! musti punya tekad kuat kalau penasaran menikmati buah unik ini.

Setelah menjelajah beberapa pasar dan toko buah, kami pun menemukan sekotak buah biwa yang dibanderol seharga kurang lebih 400yen atau sekitar Rp. 52.000,- . Jumlahnya tidak begitu banyak untuk harga selumayan itu ya xD, tapi daripada saya penasaran, akhirnya dibeli juga sambil dalam hati berdo’a ‘Ya Alloh, mohon cukupkan rezeki keluarga kami. Aamiin’ #curhat xD

Konon, buah biwa lebih segar jika dimakan dalam suhu ruang, dan akan  terasa kurang manis jika baru keluar dari lemari es. Dan Buah biwa ini, setelah dikupas harus segera dimakan habis, karena setelah kurang lebih 10 menit saja, warna buah biwa akan berubah tidak segar lagi T_T

Jadi, demi 52.000 yang berharga dan tidak mubadzir, kitorang wajib menyantap habis sebelum warnanya tidak indah lagi dan rasanya pun tidak segar lagi.

Agak sulit membayangkan rasa buah biwa jika dipadankan dengan buah-buahan di Indonesia, tekstur rasanya mirip buah pir yang segar dan mengundang air liur hehe, namun dengan rasa manis yang sedikit lebih legit. Kandungan air dalam buah biwa juga tergolong cukup, tidak berlebihan namun tetap kresss dan segar disantap.

Kulit buah yang dahulunya berasal dari dataran China ini, sangat tipis seperti kulit buah peach, jadi harus berhati-hati ketika mengupasnya. Setelah membersihkan dan membuang bijinya, buah biwa siap disantap sambil menikmati udara yang mulai menghangat.

Selain kaya akan Vitamin A, kandungan nutrisi buah biwa juga meliputi dietary fiber yaitu Pectin yang mampu mengurangi kolesterol dalam darah. Selain itu, buah ini memiliki kandungan Potassium yang berfungsi melancarkan peredaran darah.

Sisi buah biwa terlihat mulai kecoklatan karena tidak segera dimakan. Demi keperluan foto siss xD

Buah yang memiliki bahasa Inggris ‘loquat’ ini termasuk best selling item di musim panas. Para Ibu dan nenek di Jepang umumnya wajib menyetok buah segar ini untuk sekedar diselipkan ke kotak bekal makan putra-putri mereka, ataupun dinikmati ketika sore hari saat jam minum teh dan cemilan di Jepang.

Gambar diambil dari sini

Jadi, sebelum musim panas berakhir, siapkan diri untuk berburu buah unik yang segerrr banget ini.

Sumber:

  1. What’s in Season
  2. Best way to eat Biwa
  3. Loquat nutrition facts

21 Replies to “Buah Biwa, buah unik yang mirip alat musik.”

    1. iy kak, foto alat musikny sdh sy sertakan di atas hhe
      asliny dr dataran China ?? kak ^^
      terima kasih bnyk ????

    1. Kalau kesemek mirip dg buah Kaki di Jepang kak hihi
      smg ada rezeki sy untuk menuliskannya lain waktu

      terima kasih bnyk kak????

Bagaimana tanggapanmu? Mari berbagi ^_^