Hidangan Set Meal dengan Fuji Lava Hot Stone di Resto Origami Asakusa, Tokyo

Hidangan Set Meal dengan Fuji Lava Hot Stone di Resto Origami Asakusa, Tokyo

Belum lengkap rasanya kalau ke daerah Asakusa, Tokyo dan belum mampir ke restoran kece satu ini. Kawasan Asakusa adalah kawasan yang populer dengan segudang wisata keluarga, dan juga area Wisata Kuliner Halal yang wajib di-explore dikalangan Wisatawan Muslim dunia. Jika di tulisan saya sebelumnya membahasa betapa wajibnya makan Ramen Halal jika ke Jepang, tempat lain yang wajib dikunjungi adalah Rumah Makan satu ini. Dengan konsep yang Jepang banget, dari segi logo dan penamaan, interior, aturan dan urutan makanan, penataan makanan, ke-authentic-an cita rasa hidangan Jepang, hingga proses pembuatan yang sangat seru, sayang banget jika dilewatkan. Jadi, pastikan tempat makan satu ini masuk wishlist teman-teman di perjalanan selanjutnya.

Baca Juga

Makan banyak, Hemat, dan HALAL di Tokyo.

Berburu Soba Halal di Rumah Gundam, Odaiba, Tokyo.

Halal Sakura, Resto Halal ala Uyghur di negeri Sakura

Kawasan Asakusa Ekimise, Tokyo.

Terletak di deretan Asakusa Ekimise, salah satu mall terbesar dan mewah di daerah Aksakusa, yang terhubung langsung dengan stasiun Asakusa di area bawah tanahnya. Dari bangunan ini pula dapat ditemui berbagai macam brand popular asli Jepang maupun mancanegara, yang menjual berbagai macam fashion line, pernak-pernik, maupun sajian populer yang beragam dari beberapa negara.

Terletak di deretan seberang Asakusa Ekimise, restoran otentik Jepang  ini tidak sulit untuk ditemukan. Dengan eksterior lampion besar berornamen tsuru(bangau) khas Origami Jepang, ditambah buku menu yang ditata apik tepat di depan di pintu masuk, sekaligus label HALAL yang terpampang cukup besar, semakin memantapkan pengunjung khususnya wisatawan Muslim untuk mampir dan mencicipi menu eksklusif yang ditawarkan restoran Origami Asakusa ini. 

pintu masuk utama restoran Origami Asakusa.
Buku Menu di luar pintu masuk Origami Asakusa.

Selain logo dan nama restoran yang Jepang banget, Interior dan suasana di dalam restoran pun diramu sedemikian rupa dengan atmosfer tradisional Jepang yang terlihat dari interior kayu, penataan meja makan dengan sumpit yang dibungkus kertas origami, tisu di atas alas per individu khas Jepang. 

Penataan meja dan dekorasi ala rumah Jepang, lengkap dengan patung kucing yang meringkuk di bagian atap. metchaa kawaii! lucu banget :3
suasana bar coner.

Tepat ketika kami membuka pintu dan masuk, seorang pramusaji menyambut kami dan mengarahkan ke spot tempat duduk sesuai jumlah kami. Setiap tamu yang datang juga bisa memilih tempat duduk favorit dengan view tertentu loh, bisa juga memilih tempat duduk dan meja yang luas bareng rekan dan keluarga, namun tentu dengan reservasi terlebih dahulu.

Usai menyodorkan buku menu, kakak pramusaji akan memberi kita waktu untuk memilih, menimang dan menimbang menu apa yang akan di-cup xD. Karena momentnya pas Ramadhan, restoran ini juga menyediakan menu Ifthar atau Menu Khusus Buka Puasa juga! Alhamdulillah~

Menu yang disajikan agak berbeda dengan menu di resto Halal Jepang lainnya. Di restoran Origami Asakusa, menu yang disajikan adalah Set meal yaitu menu paket yang terdiri dari appetizer, soup, main course dan dessert. Wow! Awalnya sedikit ragu apa saya akan bisa menghabiskan pilihan makanan berjajar sebanyak itu, karena kalau engga abis juga sayang banget kan yak. Mubadzir. wkwkwkw~ xD

Oh iya, kebetulan ketika kami datang waktu itu, kakak Pramusaji nya adalah seorang WNI yang sedang bekerja di sana. Namanya Kak Beta. Dan, Alhamdulillah beliau baik banget dan ramah,  jadilah si kecilpun SKSD dan nyerocos nanya-nanya ke Tante Beta xD Terima kasih Tante ^^~ hehe

Kak Beta, semoga masih ingat kami ya ^^

Nah, untuk pilihan menu nya kurang lebih ada di gambar bawah ini dan menu selengkapnya bisa cek di sini. Origami Asakusa menyajikan menu yang ramah Muslim dan Non Muslim, tersedia hidangan Halal yang menggugah selera, namun juga ada pula pilihan menu alkohol atau sake. Namun, insya Alloh tidak perlu khawatir untuk datang ke sini, karena Restoran Jepang yang berlabel Halal tentunya memiliki standard tinggi dan proses yang sangat hati-hati dalam pemisahan dan penyajian makanan Halal dan Non Halal nya. So, jangan khawatir,,dun worry 😉 

Kali ini kami memesan dua menu berbeda, yaitu Beef Shabu-Shabu dan Beef Grilled Cutlet. Sudah hal yang lumrah bagi Muslim di Jepang, kalau nemu rumah makan atau resto Halal gini, pasti pesen yang daging-daging-an :p Paham alasannya kan? Ya, semua pasti setuju karena nemu makanan dengan kandungan Ayam atau Sapi Halal itu masih lumayan susah di negeri minoritas Muslim ini. ^_^

Ngintip penampakan menu dalam gambar gini aja uda bikin ngiler kan xD Masya Alloh.

Nah, sembari nunggu makanan datang, kami pun ijin ke Mushola untuk menunaikan Sholat. Kepo nggak sih, model Mushola di resto Negeri minoritas Muslim? hehe..

Rata-rata Mushola nya mini gaes, jangan dibayangin kayak Mushola resto di Indonesia. hehe.. Umumnya, Mushola di rumah makan di Jepang hanya cukup menampung dua hingga lima orang jama’ah saja, jadi harus tertib bergantian. Terletak di lantai dua, di Origami Asakusa ini tempat wudlu nya ada di dalam Mushola, dan Mushola dilengkapi pintu, jadi untuk jama’ah wanita tidak perlu khawatir dalam melindungi aurat ketika ber-wudlu ya ^^

Untuk arah kiblat, disediakan penunjuk arah di bagian atas mushola. Mukena dan sajadah telah tersedia di dalam Mushola dalam keadaan bersih dan wangi. Jadi, meskipun kecil, insya Alloh Mushola nya nyaman dan bikin betah berlama-lama di dalamnya. Pingin klesetan juga sebenernya sih, kalau aja ga ingat makanan di bawah uda nungguin untuk disantap xD

Mushola Origami Asakusa.
Masya Alloh tabarakallohu. tempat wudlu Mushola Origami Asakusa.

Pintu Mushola berhadapan langsung dengan pintu toilet, jadi praktis gitu kalau abis dari toilet mau sholat, maupun setelah sholat mau touch-up bedak dulu bertemu makanan, biar makin ca’em gitu kan xD

saya berdiri di pintu Mushola, yang langung berhadapan dengan kaca di area toilet.

Dan, yang ditunggu-tunggu pun muncul juga ke permukaan. Karena ini Set meal, maka menu yang ‘keluar’ duluan adalah menu appetizer yaitu menu pembuka, sebagai penggugah nafsu makan gitu. Kalau saya mah ga usah ‘digugah’ uda pasti lapar pingin menyantap semua :p

Jus kami terlihat ‘menggoda’ xD come come, come to me! 😀

Karena kami memesan dua menu berbeda, maka setiap menu yang datang pun lebih ada dua variasi.  Selain minuman jus sari buah, menu di bawah ini juga masuk dalam rangkaian menu pembuka. Bagian atas adalah adalah appetizer dari menu Beef Shabu Shabu, dan bagian bawah yang berupa kurma di atas alas origami rainbow itu adalah appetizer dari menu Beef Grilled Cutlet. Nah, menu kurma ini hanya ada di menu Ifthar yang munculnya di bulan Ramadhan saja, dan seharusnya kurma yang datang adalah tiga butir, namun yang ter-foto hanya dua butir. Ada yang tau kenapa? xD

Appetizer Beef Shabu Shabu (atas), Appetizer Beef Grilled Cutlet (bawah)

Sungguh beyond my expectation alias di luar dugaan saya, appetizer ini sungguh mantap jiwa. Rajangan sayur yang mirip goboo (greater burdock) yang dicampur dengan cacahan daging sapi ini enak dan ga alot sama sekali. Tofu putih di tengah itu juga rasanya beda dari tofu Jepang kebanyakan, lebih mantep tapi juga fluffy, sayur sawi nya juga paduan bumbunya enak banget, tidak terlalu banyak herb nya, dan ringan di lidah. Dan terakhir, kurma nya, masya Alloh ini kurmanya lembuuutt buangettt. it’s very worth it.

Apakah itu saja appetizer nya? ternyata tidak, saudara-saudara. Setelah kita menghabiskan appetizer gelombang satu, maka kakak Pramusaji akan mendatangi meja kita dan menanyakan “apakah siap untuk menu selanjutnya?”. Tentu saja siap dong saya xD

Pada paket menu Beef Shabu Shabu, appetizer gelombang dua yang datang adalah set Tempura dengan bubuk rempah setitik dan secawan sup dengan potongan sayur terong, paprika dan labu/kabocha di dalamnya. Tempura yang datangpun terasa sangat mewah, ebi tempura (udang) nya sangat lembut, labu/kabocha nya terasa manis dan kriuk. kriuknya ringan banget, yang kalau kena air liur akan langsung nyesss gitu 😀

Appetizer Beef Shabu Shabu

Untuk appetizer dari menu Beef Grilled Cutlet, jenis cemilan mirip seperti lumpia dan samosa, tak lupa mini paprika dan dicocol saos sambal. hmm..masya Alloh rasanya crunchy, manis, asin dan pedes membaur jadi satu di lidah. Ini saya juga suka banget, pingin nambah sekali lagi yang bagian ini aja gitu xD

Appetizer Beef Grilled Cutlet

Ada pula secawan kecil sup merah ala timur tengah yang hangat, cocok banget disantap saat udara di luar mulai dingin.

Setelah kami ‘membereskan’ appetizer gelombang dua ini, menu utama pun datang! Alhamdulillah xD

Untuk menu utama Beef Shabu Shabu, tentu daging sapi yang diiris tipis dan sangat cantik yang ditata dengan sayur jamur enoki, tofu, dan sayuran hijau lainnya. Tak lupa, cocolan shoyu, saus wijen, dan taburan daun bawang di cawan kecil ikut menyertai. 

Beef Shabu Shabu Main dish

Cara makannya, daging sapi tipis dan sayur mayur tersebut dimasukkan ke dalam panci kecil berisi kuah dashi, di atas kompor yang menyala. Cepet banget matengnya! Stelah matang, langsung celup ke deh ke cocolan shoyu atau saus wijen, dan hap! Yummy! Daging sapi yang tipis dan ‘gak perlu ngoyo’ dalam mengunyahnya, dicelup shoyu dan saus wijen itu memang pasangan yang pas! Dalam sekejap langsung tak bersisa xD

gambar diambil dari sini

Oh, iya, konon nama Shabu Shabu itu adalah jenis onomatopoeia, yang berasal dari bunyi ketika daging sapi dan sayur mayur itu dimasukkan ke dalam panci kaldu yang mendidih dan akan  terdengar bunyi seperti “sha~bu sha~bu sha~bu”, dan jadilah ia bernama Shabu Shabu. hehe ^^~

Selanjutnya, ada Beef Grilled Cutlet yang cara masaknya unik dan istimewa banget. Jadi Beef yang sudah di-grilled ini akan dihadirkan dengan potongan pemanis yang terdiri dari baby corn(jagung muda), paprika, dan ubi ungu yang diukir membentuk Kanji Origami. Cantik banget! Berapa lama kira-kira ini mengukir tulisannya ya? 😕

Cocolannya? ada juga dong. Hampir mirip dengan Beef Shabu Shabu, yaitu shoyu dan saus wijen, ditambah sedikit wasabi yang fresh!

Nah, yang unik, kita juga disediakan kompor kecil dengan tatakan yang bernama Fuji Lava Hot Stone! Jadi, ini adalah batu dari lava Gunung Fuji, gaes! Dan, digunakan untuk meng-grill daging, jika dirasa kurang matang atau ingin sensasi yang lebih ‘kering’ dan crunchy. Wow! Masya Alloh.

Beef Grilled Cutlet
Daging yang panggang di atas Fuji Lava Hot Stone. illustrasi ini diambil dari sini.

Rasanya? ini favorit saya! Di bagian luar seperti ada taburan panko yang garing dan krispi, sementara daging di dalamnya lembuutt dan gurih. Masya Alloh ini saya rebutan ama si kecil, pas uda abis, si kecil bilang “mau lagi, Bu” xD lahhhh~

Sebagai hidangan penutup, Beef Shabu Shabu disajikan dengan ‘snack’ khas Jepang Taiyaki. Sejenis kue dengan filling yang terbuat dari anko  atau kacang merah, Jepang. Tulisan tentang Anko, bisa dibaca di sini.

Baca Juga

Kashiwamochi: Sajian persembahan Dewa pada Hari Anak Laki-Laki

Uniknya, Taiyaki ini disajikan dengan peralatan dan bahannya loh. Iya, pengunjung bisa merasakan sensasi memasak sendiri Taiyaki yang dihidangkan. Wow!

(Klik video di bawah artikel ini untuk melihat detail pembuatan Taiyaki sambil ngobrol santai bahasa Indonesia dengan kakak Pramusaji nya 😀 )

Taiyaki Origami Asakusa

Perpaduan lapisan kulit Taiyaki yang gurih dan hangat, serta isian anko yang manis dan lembut, sangat memanjakan lidah usai makan daging shabu shabu yang cukup ‘berat’ tadi.

Dan, untuk dessert dari Beef Grilled Cutlet, adalah es krim kesukaan saya! (perasaan dari tadi suka mulu ya xD)

Yes, Es krim Matcha! siapa yang bisa menolak kelembutan es krim lembut yang berpadu rasa unik matcha yang kaya akan antioksidan. Ceilaaaah xD Semua penggemar matcha pasti setuju kalau Es Krim Matcha adalah salah satu sajian yang enak dan sehat, semacam guilty pleasure gitu. Ga terlalu takut timbangan ke kanan kan kalo dessert nya begini hehe.

Nah, yang berencana jalan-jalan ke Asakusa, wajib catet nih lokasi dan website nya. Cocok banget buat acara keluarga maupun acara bersama rekan bisnis, dengan suasana dan penyajian ala Jepang yang eksklusif dan authentic.

Origami Asakusa

website Origami Asakusa ; Email : info@origami-asakusa.jp

Telepon 03-5811-1755

Jam Buka: Makan Siang 11: 30 ~ 15: 00 ; Makan Malam 17: 30 ~ 21: 00

Alamat:Hanakawado 1-2-8 Taito-Ku, Tokyo
・2 menit jalan kaki dari stasiun Asakusa pada Tokyo Metro Ginza Line
・5 menit jalan kaki dari stasiun Asakusa station pada Toei Asakusa Line
・1 menit jalan kaki walk dari stasiun Asakusa station pada Isesaki Line (Edo Street seberang Matsuya department store, sepanjang Sumida Park)

hasil karya melipat origami yang berasal dari kertas pembungkus sumpit di Origami Asakusa. acakadul banget jadinya xD

Kira-kira, menu apa yang ingin teman-teman icip kalau ke sini? ^^~

Jangan lupa klik video di bawah untuk proses pembuatan Taiyaki dan mohon sempatkan komen ya~ ^_^

Terima kasih.

20 Replies to “Hidangan Set Meal dengan Fuji Lava Hot Stone di Resto Origami Asakusa, Tokyo”

  1. Karena belum pernah ke Jepang dan belum.ada planning ke Jepang, saya membayangkan dulu aja .. Hahaha…
    Tp senang sekali lihatnya, ternyata di negara minoritas muslim, umat Islam juga mendapat fasilitas umum yg baik mbak.. Alhamdulillah meski kecil tapi ada mushola. Lah wong di Indonesia aja banyak koq tempat umum yang musholanya sempit-sempit.. Mukenanya kotor-kotor lagi. Udah ngga jelas atasan mana bawahan mana. Tuh kan jadi julid… 😀

    1. mbak, Ya Alloh saya ketawa baca komen terakhir mbak xD. Alhmdllh mbak, fasilitas untuk umat Islam di Jepang semakin baik dan banyak dari hari ke hari. ayuk main2 mbak. hehe~ terima kasih sdh berkenan mampir mb ??

    1. kebetulan tidak mbak, namun ada sajadah ^^ karpet shoat setau saya hanya dijual di negara mayoritas Muslim. hehe. terima kasih sdh berkenan mmpir mb ^^

  2. Masya Allah mbakkk… negeri impian dari aku SD ini makin bikin ngecess ajahh hihiiii
    semua makanannya aku mau deh, menyehatkan dan lucu-lucu penyajiannya.
    Doakan impian ke Jepang terwujud ya mbak, aamiin…

  3. Penutupnya ada Taiyaki.. kalau aku bakalan gak sanggup ngabisin. Hehe… es cream atau es kopi sering ditawarkan sebagai service setelah makan. Dan es cream tentunya yabg selalu menjadi favorite.

  4. Kok seru siiiih? Jadi pingin juga nih ke sana.

    Duh dagingnyaaa… Dari tekstur udah keliatan enaknya.

    Bikin taiyokinya juga seru ya. Bisa bikin sendiri gitu

Bagaimana tanggapanmu? Mari berbagi ^_^