Bahasa Jepang dasar ketika berwisata ke Negeri Sakura.

Bahasa Jepang dasar ketika berwisata ke Negeri Sakura.

Selain memikirkan itinerary/jadwal perjalanan dan tempat wisata yang akan dituju, ada baiknya kamu mulai mempersiapkan sedikit obrolan ringan ketika berinteraksi langsung dengan penduduk setempat,  paling tidak dengan para penjual atau kasir di convenience store yang bakal sering kamu samperin buat nenangin perut. 

Pertama kali menginjakkan kaki ke Jepang, tentu rasanya akan sangat senang sekali. Apalagi jika negara ini adalah salah satu negara impian kamu sejak lama dan kamu telah berusaha keras untuk mewujudkannya. Selain memikirkan itinerary/jadwal perjalanan dan tempat wisata yang akan dituju, ada baiknya kamu mulai mempersiapkan sedikit obrolan ringan ketika berinteraksi langsung dengan penduduk setempat, paling tidak dengan para penjual atau kasir di convenience store yang bakal sering kamu samperin buat nenangin perut. 

Dengan bekal keinginan untuk mengobrol dengan penduduk setempat, selain menguji adrenaline kita (ciee), hal itu juga amat sangat diapresiasi oleh mereka loh. Bahkan walaupun kamu hanya bisa mengucapkan kata terima kasih dalam bahasa Jepang, yaitu “Arigatou gozaimasu”.
Sama halnya seperti di negara kita Indonesia. Ketika kamu berkesempatan melancong ke Yogyakarta, Bali, Lombok, Padang, dsb dan ketika kamu mempraktekkan bahasa setempat dengan masyarakat sekitar, tentu bukan hanya pengalaman liburan menyenangkan saja yang kamu dapat, melainkan  juga memori tentang kehangatan dan keramahan penduduk setempat yang menakjubkan!.
Nah, mengapa tidak menularkan keramahan ini juga, ketika kamu menginjakkan kaki ke negara lain, dengan kondisi, cuaca, serta adat budaya yang sama sekali berbeda. 
Belajar bahasa Jepang memang tidak menjamin kamu akan mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah, namun bisa jadi kamu akan menjadi satu-satunya turis yang akan mereka ingat tentang keramahan dan kesopan-santunannya. Dan berikut adalah kata-kata maupun kalimat dalam percakapan dasar, yang paling sering digunakan traveller ketika berada di Jepang. Cekidot~

A. Salam

sumber steemit dot com

1. Konnichiwa (Kon-Ni-Chi-Wa).
Kata ini tentu sudah populer di kalangan pecinta budaya Jepang. Konnichiwa bisa berarti “Halo”, atau “Selamat siang”. Kata sapaan ini adalah yang paling ‘luwes’ dibandingkan kata sapaan lainnya, karena ia bisa digunakan hampir di semua waktu, pagi,siang, sore, malam dan ketika menyapa seseorang yang baru saja kita kenal.
2. Ohayou Gozaimasu (O-ha-yoo-Go-za-i-mas ).
Yang berarti adalah Selamat Pagi, sangat ‘renyah’ terdengar ketika diucapkan anak-anak sekolah untuk menyambut para Guru di pagi hari. 
3. Konbanwa (Kon-ban(g)-wa ).
Sering terdengar ‘Kombawwa’ ketika diucapkan dengan nada yang agak cepat. Kata sapaan ini mengandung arti “Selamat Malam”. Yaitu kata sapaan ketika kita bertemu seseorang di malam hari. 
4. Oyasuminasai (O-ya-su-mi-na-sai).
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “Good Night”, yang berarti “Selamat Tidur”. Diucapkan ketika malam hari pada waktu ‘menutup hari’. Umumnya diucapkan Ibu ketika mengantar anaknya tidur, atau perjumpaan dengan tetangga yang sama-sama akan masuk ke dalam satu bangunan/ apartemen/ hotel/ rumah di malam hari. 
5. Sayonara (Sa-yo-na-ra).
Yang berarti sampai jumpa lagi, entah kapan, tidak bisa diprediksi waktunya, atau dalam waktu yang (mungkin) akan lama untuk bertemu kembali. Saya sering mengucapkan ini ketika akan berpisah dari para Mamah Jepang di taman bermain xD, karena kan ga tau kapan lagi saya main ke taman itu. Kalau diantara kita ada yang mager, yaaa bisa aja ndak ketemu selama beberapa bulan . hehe~
6. Arigatou Gozaimasu (A-ri-ga-too-Go-za-i-mas).
Semua pasti uda paham kalau frasa ini berarti ‘Terima kasih’. Bisa ditambahkan kata ‘doumo(doo-mo)’ di depan untuk menambah nilai kesopanan “Doumo arigatou gozaimasu”.
7. Sumimasen (Su-mi-ma-sen).
Kata ini bisa berarti ‘Maaf’ atau ‘Permisi’. Ketika kita tidak sengaja menabrak orang dan mengucapkan “Sumimasen”, maka kata ini menjadi berarti “Maaf”. Namun, ketika kita masuk ke suatu rumah makan, dan ingin memanggil pramusaji, kata “Sumimasen” mengandung arti “Permisi”. “Permisi, boleh minta tolong kemari sebentar? ” ^_^.

8. Watashi no namae wa _ _ _ desu. (Wa-ta-shi-no-na-ma-e-wa _ _ _ des).
Kalimat di atas digunakan untuk memperkenalkan nama diri sendiri kepada orang lain saat pertama kali berkenalan/ bertemu. Watashi(saya) no namae(nama) wa _ _ _ desu (nama saya adalah _ _ _ ).

9. Yoroshiku onegaishimasu (Yo-ro-shi-ku-o-ne-ga-i-shi-mas).
Yang berarti ‘mohon bantuan, dukungan dan kerjasamanya’, biasanya diucapkan ketika usai mengenalkan diri pada seseorang yang baru saja ditemui. Kalian juga bisa melihat kata ini saya ucapkan beberapa kali di post tentang ProfilTentang Saya, dan Disclosure saya di blog ini.

B. Menanyakan suatu tempat 

10. Sumimasen, _ _ _ doko desu ka? (Su-mi-ma-sen, _ _ _ doko-des-ka? ).
Sebagai contoh, Sumimasen, KFC doko desu ka? (permisi, restoran KFC di sebelah mana ya?). Jangan lupa untuk selalu mengucapkan ‘Arigatou gozaimasu’ yang berarti Terima kasih, ketika kalian merasa telah dibantu ya teman-teman ^_^.
11. Sumimasen, otearai/ toire wa doko desu ka? (Su-mi-ma-sen, o-te-a-ra-i/to-i-re-wa-do-ko-des-ka?).
Nah kalau ini digunakan jika kalian ingin menanyakan, “Permisi, toilet nya ada di sebelah mana ya? “. 
sumber wow-j dot com

C. Membeli sesuatu.

12. Onegaishimasu (O-ne-ga-i-shi-mas).
Arti murni nya adalah ‘please’ atau ‘tolong’. Bisa diucapkan ketika hendak membeli sesuatu kepada penjual. Misal nih mau beli es krim dua porsi, “Aisu kurimu(es krim) futatsu(dua porsi) onegaishimasu(tolong)”, bisa mengucapkan kalimat ini yang berarti “Saya ingin membeli es krim dua porsi please”.
13. Kore hitotsu onegaishimasu (Ko-re hi-tot-tsu-o-ne-ga-i-shi-mas).
Ini adalah kalimat andalan saya jika mau beli makanan dan saya ga mau belibet baca huruf hiragana/katakana nya xD. Tinggal tunjuk menu yang dimau sambil bilang “kore(ini) hitotsu(satu porsi) onegaishimasu(please)” yang artinya ‘mau ini satu dong’ xD. Simple!. 
Nb: Hitotsu (satu porsi), Futatsu (dua porsi), Mitsu (tiga porsi), udah ah jangan banyak-banyak porsinya, inget timbangan di rumah xD. 
sumber zerochan dot net
14. Osusume wa nan desu ka? (O-su-su-me-wa-nan-des-ka? ).
Kalimat ini berarti “apa menu yang direkomendasikan?”. Jadi, bisa ucapkan ini ketika kamu ingin tahu menu andalan dari suatu rumah makan/ kedai makanan.
15. Ikura desu ka? (I-ku-ra-des-ka? ).
yang berarti “Berapa harganya?. Untuk memudahkan transaksi, umumnya penjual akan menyebutkan total harga dan menunjukkan Calculator atau menulisnya di selembar kertas, jika mereka tahu pembeli mereka adalah orang asing. Jadi, jan khawatir kebingungan yah. Udah bagus banget jika kalian berkenan mencoba ngobrol dengan bahasa setempat <3.
16. Daijyoubu desu (Da-i-jo-bu-des).
Ini adalah salah satu kata bahasa Jepang yang unik dan memiliki lebih dari satu makna. Bisa bermakna:
‘tidak apa-apa’ atau ‘i am okay’
‘tidak perlu’
‘tidak punya’
‘ya saya mau’ (bentuk sopan)
Misal, ketika di kasir supermarket, kamu ditawarin “fukuro wa daijyoubu desu ka? (mau pakai kantong keresek?) “. Jika kamu menjawab “daijyobu desu” sambil menggeleng atau membuka telapak tangan kedepan, itu berarti maksud kamu adalah “tidak perlu kantong kresek, terima kasih”.
Contoh lain, masih di kasir nih ya, kamu akan ditanya, “apakah memiliki member card atau tidak?”. Jika kamu menjawab “daijyoubu desu” sambil membuka telapak tangan, itu berarti “tidak punya, terima kasih”. 
Satu contoh lagi tentang ‘daijyobu’ ini adalah ketika kamu menabrak seseorang hingga jatuh, maka (umumnya) orang yang kamu tabrak akan mencoba menanyakan keadaan kamu, dengan bertanya “daijyoubu desu ka? (kamu tidak apa-apa?) “. Jika kamu menjawab “daijyoubu desu”, maka itu berarti “saya tidak apa-apa”. Begituh. hehe 😀
Gimana? Cukup seru,kan? xD.
sumber skdesu dot com
Finally, jika tiba-tiba seseorang mengajakmu panjang lebar ngobrol panjang lebar dengan bahasa Jepang dan kamu mulai berkunang-kunang untuk mencerna keadaan xD. Bisa keluarkan jurus pamungkas dengan kalimat ini.
17. Sumimasen, Nihon go wakarimasen (Su-mi-ma-sen, ni-hong-go-wa-ka-ri-ma-sen).
Mohon maaf, saya tidak mengerti bahasa Jepang.
atau,
18. Sumimasen, Eigo o hanashimasu ka? (Su-mi-ma-se-n-Ei-go-wo-ha-na-shi-mas-ka?).
Permisi, apakah Anda bisa berbahasa Inggris? :3
Jika mereka bisa menanggapimu dengan bahasa Inggris, waa~ you are so lucky!. Be ready and make friends in Japan, then ^_^.
Bagaimana pengalaman mu ketika pertama kali belajar berbahasa Jepang?. Adalah kata-kata atau kalimat pada bahasa Jepang yang paling kamu sukai?.
Terima kasih sudah berkunjung!.
Jika ada yang perli ditambahkan, jangan sungkan berbagi ilmu di kolom komentar ya ^_^.
Sumber bacaaan:
https://matcha-jp.com/en/2219
https://www.tsunagujapan.com/20-japanese-phrases-to-use-when-traveling/
https://www.nihongomaster.com/blog/21-essential-japanese-travel-phrases/
https://www.fodors.com/language/japanese/basic-phrases/

7 Replies to “Bahasa Jepang dasar ketika berwisata ke Negeri Sakura.”

  1. Hai viiidd.. klo aku disuruh gafalin percakaoan dasar di Jepang, ribet banget ya.. mending aku telpon kamu, trus kamu jadi jubirku sementara. Gimana? Asik kan??

Bagaimana tanggapanmu? Mari berbagi ^_^